SobatOct 24, 2008 12:57 PM

Sekali lagi aku mendengar sebuah nama yang diucapkan tiap tahunnya. Aku tak pernah menduga bahwa selang beberapa tahun ternyata nama itu masih bergema lengkap dengan semangatnya di salah satu di sudut selasar FE . Nama yang tercipta 12 tahun yang lalu. GAK PERCAYA, ternyata masih menjadi nama yang diperhitungkan di kalangan kampus UGM, pers mahasiswa FE, EKONOMISI.

Menurut sejarah nama itu sendiri tercipta beberapa detik menjelang pendeklarasian organisasi.. aku masih ingat suatu pagi, dini hari, di bulan september 2003, pagi yang gelap di bibir pantai parangtritis. dimana setelah melalui proses yang panjang dimana aku termasuk 5 orang yang lolos seleksi dari 60 mahasiswa yang sama-sama berjuang untuk masuk ke divisi REDAKSI, maka tibalah saat pelantikan. Nama dan sumpah yang diucapkan secara lantang tengah malam di hadapan punggawa senior setelah dinyatakan lolos dari ‘fit and proper test’ (layaknya tawanan, diiket, ditaruh di tempat gelap, dikelilingi senior dan junior yang membawa senter, diinterogasi, dimaki-maki)… dengan kondisi tidak nyaman (baca: ‘penyiksaan otak’).

5 tahun setelah sore itu, di mana aku sudah tidak memiliki pengaruh terhadap kelompok eksternal yang baru, dimana ketua sudah berganti dari aku, Agung, Ramadhan, kemudian sekarang  Fathus, ternyata sumpah itu masih diabadikan, nama itu juga masih bergema.. (info lewat email, mengabarkan perkembangan terbaru…). padahal terakhir aku *lengser ke prabon, nafas perjuangan itu sudah redup, nyaris mati bahkan.

Tak pernah terpikir email yang datang dari Fathus, membangkitkan kesadaran dan memori yang telah terkubur :

"untuk minta dana ke kampus sekarang itu sulit sekali mas, sementara ini kalau menginginkan berdiri lagi ekonomisi harus memakai dana mandiri. untuk sementara waktu atau penerbitan pertama kita pakai dana kita. saya disuruh mengganti nama persnya karena sudah di cap jelek oleh temen temen. tapi yg terpenting sekarang bangun sedikit demi sedikit yang terpenting ada dulu kepengurusan baru, setelah itu aku nanti minta dana ke kampus. ya optimislah.
sekali lagi bila temen temen alumni ingin melakukan komunikasi dengan ekonomisi sekarang bisa melalui saya."

Teringat saat pelantikan di gelapnya pagi selepas tengah malam itu rasanya aku begitu tertegun meski bibir ini masih memberikan senyum simpul namun hati ini begitu terharu. Ternyata masih ada sisa nafas dari pendahulu yang dulu yang terwariskan. Dan seketika itu aku bisa merasakan tawa dari tiap generasi yang terabadikan berbaur bersama hembusan angin tetapi tetap terekam dalam memori. Sesaat tawa itu terengkam dalam keabadian. .. dan sesaat melalui hembusan angin itu aku bisa merasakan canda tawa dan bergeloranya semangat yang ada semenjak 12 tahun yang lalu itu.. aku rindu tempatku berproses…rindu bersama punggawa-punggawa media….

Proses itu kini menelantarkanku…… merubah pola pikirku…..

SobatOct 6, 2008 2:26 PM

Song : Secret by HEART

We lead two different lives
Just like two lines that never cross
And here we are together
Standing closer than we are
But we’re still standing here untouched
Too scared to make a move
We want so much to touch
And we can’t wait forever
We know it’s dangerous
For us to be together

How do we ever keep this secret
How do we keep it in the dark
And if we dare to taste our weakness
How could we tear ourselves apart
Why do we keep this love together
Didn’t we know right from the start
That we would have to keep this secret
Or forever stay apart

I watch you coming to me
Walking in the pouring rain
I can’t help looking at you
Wishing I could stay away
So many times I’ve tried in vain
To close my eyes and pray it goes away
But I can’t stop myself from feeling
To let you go would be too much
For me to take

I can’t help thinking
When I look into your eyes
How much I need you
It’s so hard to hide

How do we ever keep this secret
How do we keep it in the dark
And if we dare to taste our weakness
How could we tear ourselves apart
Why do we keep this love together
Didn’t we know right from the start
That we would have to keep this secret
Or forever stay apart

 

abis jalan2 di blognya Luvi ngomong2 soal PERSAHABATAN. wuidih…rada tersentuh juga tuh… ebad bener dah. cuma gw ga bakal ngorek2 dalem soal persahabatan. biarlah itu menjadi bahan post nya si "LUPI tukang GOSIP".

Setau gw si gak ada yang namanya sahabat sejati. yang ada ya cuma sahabat. emang apa sih sahabat sejati? sahabat yang selalu ada saat kita butuh gitu? ada disaat kita susah dan senang? Yah kalo gitu sih gw bisa hire orang untuk jadi sahabat sejati gw. hehehe gampang kan? emang kadang2 si LUPI posting gak makna….hihihihihi  (mudah2an dia kagak baca)

oya, lagu diatas itu lagunya HEART (jaman dulu beut dah) judulnya SECRET alias RAHASIA. yah gw suka aja ama liriknya. soalnya gak pake bahasa Indonesia. hahahahahaha =))

PS : buat yang ngerti bahasa linggis lagu di atas, tulung dong kirim translate nya dalam bentuk KASET, VHS, DVD atau SMS. ditunggu ya ….

-the end-

SobatSep 16, 2008 8:16 PM

Hari sabtu tanggal 13 kemaren adalah acara offair Serunya Scriptwriting Playgroup. seusai acara tersebut kita ngadain buka bersama. selaen Panitia Serunya, juga ada beberapa peserta yang ngikudan. acara diawali dengan berbuka puasa di KFC Kenari. suasananya riang gumbira tak terkira dah. berikut skrinsyutnya.

           

acara berikutnya ter-schedul-kan bahwa akan ada acara karaoke bareng bersama-sama. inilah moment-moment yang membahagiakan. namun dari sekian banyak kopdar karaokean yang gw hadiri selaku penjahat eh pejabat Serunya, baru kali ini gw mengalami "kesoakan" jiwa yang mendalam, karena eh karena "kebrutalan" dan "keidiotan" yang ditonjolkan dalam karaokean kali ini begitu nyata (baca: kenaturalan).

Dari rencana semula yang akan menggelar konser di InulVizta Pasar Festival ternyata "gatot" alias gagal total dikarenakan ketidaktertiban peserta konser yang membludak. Akhirnya sesuai kesepakatan bersama kita berpindah tempat konser, kali ini kita menyerbu NAV di D’Best Fatmawati. lumayan nyampe sono nunggu sejam. namun peserta konser agak mulai berkurang. akan tetapi raut muka mereka yang menunggu sampai sejam, yang tadinya kalem, anteng, baek-baek seketika berubah jadi garang dan gahar ketika saatnya memasuki ruang konser. Mereka begitu garang melihat benda yang namanya "mike", langsung samber, langsung cuap2 tanpa peduli dengan keadaan sekitarnya. Rebutan mike menjadi hal rutin yg terjadi selama 2 jam kita berkaraoke. Sapa aja yg milih lagu, tapi kalo gak cepet ngerebut mike, percuma aja milih2 lagu…

Sebagai "jurig pinsil", gw selaku panitia hanya bisa mengelus-ngelus dada yang rata (ya iyalah, kalo gak rata mah itu bukan laki-laki namanya!). coba aja dah tengok poto-poto kita yang betingkah natural ini :

  Mak Luvie berhasil merebut mike dari tangan dahlia

  Salma di pojok kanan hanya bisa tersenyum kecut. dahlia nyoba senyum

  akhirnya Pidi cm bisa bengong gak ikutan nyanyi

  Luvie tetep eksis dengan mikenya biarpun udah gw alangin

  Ni orang bener2 dah…!! yang laen termasup gw ampe kagak kebagian pisan

  Hah…!! capek gw…kagak bisa komentar lagi..!!!

Dan itulah tragedi di NAV yang tragis. gw melaporkan untuk buletan malem eR Ce Te iH. sekian. hah .. !!soak jiwa gw ngeliat si baju merah…. !!!